Pengelasan untuk Material Stainless Steel
Apa itu pengelasan?
Pengelasan merupakan penyambungan logam dengan cara dipanaskan hingga mencair, dimana benda kerja yang mencair atau meleleh akan menyatu dengan bahan tambahan sehingga bantuan bahan tambahan berbentuk suatu sambungan. Melelehnya benda kerja dan bahan tambahan disebabkan oleh panas yang datang dari busur listrik, busur listrik terjadi pada waktu adanya perpindahan arus listrik dari batang elektroda ke benda kerja lewat udara Busur listrik ini menyala dalam garis lintang udara yang menyalurkan arus listrik, oleh karena ada tambahan listrik yang tinggi pada waktu perpindahan arus dari ujung elektroda ke benda kerja, maka pada busur listrik dicapai suhu sampai 6.000 derajaad celsius. Oleh karena itu pemanasan inibersifat setempat maka bagian benda kerja dan ujung elektroda yang saling berdekatan akan mencair.
Apa itu Stainless Steel ?
Stainlees steel merupakan paduan logam yang lebih disukai untuk membuat peralatan dapur karena tidak mempengaruhi makanan. Permukaan peralatan stainless steel yang mudah dibersihkan. Minimal peeliharaan dan daur ulang total peralatan stainless steel yang berkontribusi terhadap popularitas mereka. Stainless steel adalah nama yang universal untuk bahan logam, yang terdiri dari kromium dan besi. Dan juga sering disebut bahan baja tahan karat karena sangat tahan terhadap noda.
SIFAT FISIK STAINLESS STEEL
- Stainless steel juga dikenal dengan nama lain seperti CRES atau baja tahan korosi, baja Inox. Komponen stainless steel adalah Besi, Krom, Karbon, Nikel, Molibdenum dan sejumlah kecil logam lainnya. Komponen ini hadir dalam proporsi yang bervariasi dalam varietas yang berbeda. Dalam stainless steel, kandungan Krom tidak boleh kurang dari 11%.
- Beberapa sifat fisik penting dari stainless steel tercantum di bawah ini: Stainless steel adalah zat keras dan kuat, Stainless steel bukan konduktor yang baik (panas dan listrik), Stainless steel memiliki kekuatan ulet tinggi. Ini berarti dapat dengan mudah dibentuk atau bengkok atau digambar dalam bentuk kabel.
- Sebagian varietas dari stainless steel memiliki permeabilitas magnetis. Mereka sangat tertarik terhadap magnet.
- Tahan terhadap korosi.
- Tidak bisa teroksidasi dengan mudah.
- Stainless steel dapat mempertahankan ujung tombak untuk suatu jangka waktu yang panjang.
- Bahkan pada suhu yang sangat tinggi, stainless steel mampu mempertahankan kekuatan dan tahanan terhadap oksidasi dan korosi.
- Pada temperatur cryogenic, stainless bisa tetap sulit berubah.
Kawat Las untuk Pengelasan Material Stainless Steel
Untuk pemilihan kawat las stainless steel, berikut spesifikasinya :
Kawat Las Stainless Steel EDZONA-100
AWS : E 307 – 16
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
C 0.1 | Cr 18.5 | Ni 8.5 | Mn 6.0
Kawat Las Stainless Steel EDZONA-108
AWS : E 308 L- 16/17 dan E 19.9 LR 12
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
C<0.03 Si 0.8 Cr 20 Ni 10
Kawat Las Stainless Steel EDZONA-109
AWS : E 309 Mo L- 16/17 dan E 23 12 2 LR 12
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
C<0.04 Cr 23 Ni 13 Mo 2.6
Kawat Las Stainless Steel EDZONA-110
AWS : E 307 – 16
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
DC+/AC
C 0.1 Cr 18.5 Ni 8.5 Mn 6.0
Kawat Las Stainless Steel EDZONA-116
AWS : E 316-L dan E 19.12.3 LR 11
DC+/AC
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
C<0.03 Si 0.8
Cr 19 Ni 12 Mo 3.0
