Kekuatan Las Listrik

Pada dunia industri maupun proyek yang menggunakan bahan logam untuk usaha atau pekerjaannya tidak akan jauh dari proses pengelasan, proses pengelasan juga menjadi sesuatu hal yang pokok dalam hal tersebut. Dalam penyambungan berbagai bahan logam juga tidak lepas dari peralatan pengelasan tentunya kawat las, mesin las dan peralatan keamanan lainnya. Mesin las listrik atau biasa disebut mesin las inverter sangat dibutuhkan dalam pekerjaan industri, untuk pembuatan kapal, pembangunan jembatan, pembuatan rangka baja dan pekrjaan lainnya yang berhubungan dengan logam.

Berbagai banyak mesin las yang sering digunakan adalah mesin las inverter atau mesin las portable. Mesin las inverter merupakan hasil pengemabngan dari emsin las konvensional yang menggunakan transformator atau koil.

Kekuatan Las Listri yang perlu diperhatiakan adalah :

  1. Persiapan Material

Untuk memiliki kekuatan las yang baik, welder harus mempersiapkan material pengelasan yang baik dan sesuai dengan prosedur pengelasan, misalnya posisi material, kondisi material yang akan dilas dalam keadaan bersih dan terhindar dari karat, oli, minyak, air dan yang lainnya.

  1. Pemilihan Mesin las

Dalam pemilihan mesin las kita harus mengerti tentang kalibrasi, polaritas dan setting ampere. Pada kalibrasi dipastikan harus secara berkala dilakukan, agar mengetahui arus yang kita gunakan pada mesin. Polaritas juga perlu diperhatikan, saat pemasangan kabel pastikan harus sesuai dengan jenis

Kekuatan Las Listrik

Polaritas yang diinginkan karena akan mempengaruhi hasil penetrasi atau penembusan pada proses pengelasan. Setting Ampere atau arus sesuai dengan yang Anda inginkan, karena setiap welder atau tukang las memiliki pengaturan yang berbeda, karena setiap welder memiliki teknik pengelasan dan kecepatan pengelasan yang berbeda-beda.

  1. Pemilihan Kawat las atau elektroda

Pelimilhan kawat las atau elektroda juga harus disesuaikan dengan kebutuha meterial yang akan di lakukakan pengelasan. Komposisi dan kekuatan juga perlu diperhatikan. Serta perha

tiakan juga petunjuk pengunaan elektroda. Perhatikan fluk atau selaput elektroda jangan sampai terkelupas karena

 akan menyebabkan pengelasan tersebut cacat las.

  1. Peralatan perlindungan diri

Dalam pengelasan alat perlindungan diri juga diperlukan dalam proses pengelasan, welder harus memperhatikan perlidungan diri seperti pengunaan kaca mata las, sarung tangan, serta sepatu b

oot, dan juga pakaian welder yang tahan panas.

Metode pengelasan harus diperhatian jika pengelasan yang dilakukakn agar memnghasilkan las yang baik. Metode pengelasan juga diperhatikan dengan material yang akan dilas posisi serta titik pengelasan juga perlu diperhatikan. Agar mendapatkan pengelasan yang baik dan tanpa cacat las

Recommended Posts