Mengatasi Luka Bakar Pengelasan

Pada pengelasan, banyak faktor-faktor yang riskan dapat menyebabkan kecelakaan bagi pekerja las. Misalnya adalah terjadinya kecelakaan luka bakar karena terkena loncatan bunga api las, logam panas, busur cahaya. Terjadinya luka bakar dapat diakibatkan oleh logam panas karena adanya pencairan benda kerja dengan suhu antara 1200 – 1500 derajat Celcius, juga karena sinar ultra violet dan sinar infra merah. Jika terjadi luka bakar pada kulit maka dapat mengakibatkan kulit melepuh atau terkelupas, dan akan yang fatal adalah menyebabkan kanker kulit. Jika terjadi luka bakar pada mata mengakibatkan iritasi yang sangat fatal menyebabkan katarak pada mata. Luka bakar yang diakibatkan oleh loncatan bunga api adalah loncatan logam cair yang ditimbulkan oleh cairan logam. Meskipun bunga api itu kecil, tapi dapat melubangi kulit melalui pakaian kerja atau pakain kerja yang longgar.
Untuk mencegahan luka bakar pada pengelasan, dapat dilakukan pekerja las atau operator las harus memakai Apron atau jaket kulit, sarung tangan kulit, baju kerja yang lengkap yang meliputi Baju kerja dari bahan katun, opi kulit terutama untuk pengelasan posisi diatas kepala, sepatu kerja, helm atau kedok las, google glass atau kacamata bening terutama saat membuang terak.
Tujuan pertolongan pertama pada luka bakar adalah untuk mencegah terjadinya infeksi , mengurangi rasa sakit, dan juga untuk mengatasi peristiwa syok yang mungkin dialami korban. Caranya adalah dengan menurunkan suhu di sekitar luka bakar sehingga dapat mencegah luka pada jaringan di bawahnya berkembang lebih parah lagi.
Terdapat tiga tingkatan luka bakar yaitu luka bakar tingkat I, II , dan III. Untuk luka bakat tingkat I adalah luka bakar ringan dengan tingkat kerusakan jaringan hanya di bagian luar lapisan kulit, misalnya jika kulit terkena sengatan sinar matahari atau kontak langsung dengan objek yang panas seperti air mendidih. Luka bakar tingkat I biasanya tidak disertai kelepuhan pada kulit dengan gejala luka bakar ringan ini berupa kulit kemerahan pada bagian yang terbakar, bengkak ringan, nyeri namun kulit tidk terkoyak karena melepuh. Jika terdapat korban luka bakar tingkat I, pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah: menyiram bagian luka yang terbakar dengan air mengalir atau kompres dengan air dingin dan lakukan sampai rasa sakit menghilang, menutup luka bakar dengan kain perban steril untuk mencegah infeksi, kemudian jangan memberi mentega atau minyak pada luka bakar ataupun obat-obatan lain atau ramuan tanpa persetujuan dokter.
