Tentang Separator

Pada dunia industri, separator berfungsi untuk memisahkan fluida produksi menjadi dua atau tiga fasa. Pada penggunaan separator, agar maksimal maka harus memiliki waktu tinggal yang cukup lama, mengontrol dan mengarahkan energi fluida-fluida yang masuk pada saat memasuki separator, meminimalkan terjadinya turbulensi gas dan menurunkan kecepatan gas, ada pressure control yang memadai untuk outlet gas, mencegah terjadinya pencampuran kembali gas, air dan minyak, ada level control yang memadai, ada peralatan pengaman jika terjadi overpressure, memiliki alat visual untuk pemeriksaan kondisi operasi.
Separator dibedakan berdasarkan bentuk, fasa pemindahan, dan tekanan. Berdasarkan bentuk, separator dibedakan menjadi :
- separator horisontal, sangat cocok untuk fluida dengan GOR yang tinggi dan membutuhkan residence time yang agak lama dalam pemisahan. Separator horisontal dapat menghandel kapasitas yang lebih besar, karena memiliki luas bidang kontak antara gas – cairan pada bagian pemisah gas lebih lebar dan panjang. Kelebihannya : lebih ekonomis dan efisien untuk mengolah volume gas yang lebih besar , lebih murah dari separator vertical, lebih mudah pengiriman bagian-bagiannya, baik untuk minyak berbuih (foaming), lebih luas untuk setting bila terdapat dua fasa cair. Kekurangannya : diameter lebih kecil untuk kapasitas gas tertentu, pengontrolan level cairan lebih rumit daripada separator vertical, sukar dalam membersihkan lumpur, pasir, paraffin.
- separator vertikal, sangat baik untuk fluida dengan GOR rendah dan tekanan yang agak rendah. Separator ini cocok untuk fluida yang mengandung pasir atau lumpur. Kelebihannya : mempunyai surge cairan yang besar, pengontrolan level cairan tidak terlalu rumit, mudah dibersihkan, sedikit sekali kecenderungan akan penguapan kembali dari cairan, dapat menanggung pasir dalam jumlah yang besar. Kekurangannya : membutuhkan diameter yang lebih besar untuk kapasitas gas tertentu , lebih mahal, bagian-bagiannya lebih sukar dikapalkan (pengiriman).
- separator spherical, biasanya digunakan di lapangan minyak yang kecil juga sebagai test unit karena memiliki kapasitas terbatas dan ruangan permukaan terbatas. Kelebihannya : lebih mudah mengeringkan dan membersihkannya dari pada separator vertical , termurah dari kedua tipe diatas, lebih kompak dari yang lain. Kekurangannya : kapasitas surge yang lebihk kecil, pengontrolan cairan rumit, mempunyai ruang pemisah.
Berdasarkan fasa pemisahan, separator dibedakan menjadi :
- separator dua fasa, memisahkan fasa cairan dan fasa gas
- separator tiga fasa, memisahkan minyak, air, gas
Berdasarkan fungsi, separator dibagi menjadi :
- test separator, untuk menentukan laju produksi sumur
- test separator, untuk menentukan laju produksi sumur.
