Preheating Pada Pengelasan

Preheating Pada Pengelasan

Preheating

Preheating adalah panas yang diberikan kepada logam yang akan dilas untuk mendapatkan dan memelihara preheat temperature, definisi dari AWS (American Welding Society).

Preheat Temperature

Preheat Temperature adalah suhu dari suatu logam induk (base metal) disekitar area yang akan dilas, yaitu sebelum pengelasan dimulai. Sedangkan pada multipass weld atau biasa disebut juga sebagai interpass temperature (suhu antar pass (celah), Preheat Temperature adalah suhu sesaat sebelum pengelasan pada pass (celah) selanjutnya akan dimulai. Pada multipass weld. Media Preheating : gas burner, oxy-gas flame, electric blancket, pemanasan induksi, atau  pemanasan di furnace

Tips Preheating

  • Pemanasan yang dilakukan disekitar area pengelasan diusahakan untuk merata agar mendapat hasil yang maksimal, karena pemanasan yang berlebihan ataupun tidak merata akan dapat berakibat tegangan sisa yang tinggi, distorsi, maupun perubahan metalurgi yang tidak diharapkan terjadi pada logam induk.
  • Jika preheat diperlukan, maka semua sambungan pengelasan harus dipastikan untuk dipanaskan sampai dengan temperatur yang diperlukan (temperatur preheat bagian luar maupun bagian dalam logam induk harus tercapai), dan bila memungkinkan juga dilakukan pemanasan logam induk pada salah satu sisi dan diukur temperatur logam sisi berlawanannya. Panas yang terjadi tersebut, akan dihantarkan dengan cara konduksi dan inspektor harus memastikan suhu sisi yang berlawanannya itu.
  • Informasi tentang batasan interpass temperatur harus tertera pada Welding Procedure Specification (WPS), saat multipass weld dilakukan maka deposit yang terjadi setelah pengelasan sebelumnya harus diinspect sebelum melakukan pengelasan lebih lanjut. Kemudian jika suhu interpass terlalu tinggi dari yang telah ditetapkan dalam WPS maka pengelasan tersebut harus dihentikan dan interpass perlu didinginkan terlebih dahulu sebelum melanjutkan pengelasan.

Tujuan Preheating

  • Mengurangi kelembaban area pengelasan.

Caranya yaitu dengan memanaskan permukaan material dengan suhu yang relatif tidak terlalu tinggi, yaitu hanya sedikit diatas titik didih air, sehingga akan mengeringkan permukaan dan mengghilangkan kontaminan yang tidak diinginkan yang mungkin saja bisa menyebabkan porosity, hydrogen embrittlement, maupun cracking yang disebabkan hydrogen selama dalam proses pengelasan.

  • Menurunkan gradient temperatur.

Pada pengelasan busur menggunakan sumber panas temperatur tinggi, sehingga material yang akan dilas akan terjadi perbedaan temperatur antara sumber panas lokal dan material induk yang lebih dingin saat pengelasan berlangsung, perbedaan tersebut bisa menyebabkan perbedaan pemuaian panas serta kontraksi maupun tegangan yang tinggi disekitar area yang akan dilas.  Dengan preheating, maka akan mengurangi perbedaan temperatur dari material induk, maka bisa meminimalkan masalah yang terjadi antara lain seperti distrosi serta tegangan sisa yang berlebih. Jika tidak dilakukan preheating, mungkin akan terjadi perbedaan temperatur yang besar antara area yang dilas dengan logam induknya. Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan pendinginan yang terlalu cepat dan menyebabkan terbentuknya martensit serta pada beberapa material dengan hardenability yang tinggi akan mungkin bisa terjadi cracking.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Kawat Las Edzona Dengan Preheating

Edzona-Al 43
AWS : E 4043
DIN
1732 El-Al Si 5 Rest
DC+
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00

Hasil pengelasan kawat las ini padat tanpa porosity bebas percikan dan terak mudah dibersihkan, dapat menyatu dengan baik pada aluminium biasa dan aluminium alloy, juga dapat digunakan untuk segala posisi pengelasan.

Kawat Las Edzona Tanpa Preheating

Edzona-Al 430

AWS : DIN
1732 El-Al Si 12 Mn 0.3 Al bal Rest
DC+
Diameter : 2,6 & 3,20 – 4,00
kawat las untuk pengelasan semua jenis logam Aluminium murni atau Aluminium Alloy, deposite lasnya sangat baik dan halus, penetrasi pengelasan lebih dalam, tanpa porosity, endapan terak sangat tipis sehingga ekonomis. Dapat dalam kondisi tertentu dapat digunakan tanpa Preheating awal pada logam yang akan di las.

footer-banner

 

 

 

Recommended Posts