Sambungan Pada Pengelasan Asetilin

Sambungan Las

Sambungan las merupakan sambungan antara dua atau lebih permukaan logam dengan cara melakuakn proses pemanasan lokal pada permukaan benda kerja. Pada beberapa komponen mesin tertentu ada yang bisa difabrikasi dengan pengelasan yang biayanya bisa lebih murah dibandingkan jika dilakukan dengan pengecoran atau tempa.

Dasar Pemilihan Sambungan Las Pada Pengelasan Asitilin

Pada persiapan proses pengelasan hal yang juga perlu diperhatikan adalah pemilihan teknik sambungan yang paling sesuai dan tepat. Juga harus memperhitungkan mengenai sambungan tersebut apakah akan mampu menerima beban statis, beban dinamis ataupun kedua beban tersebut. Yang dimaksud beban statis adalah beban tetap yang tanpa pertambahan ataupun pengurangan baik dalam kondisi berfungsi atau tidak sedang difungsikan namun jikapun ada penambahan ataupun pengurangan beban hanya terjadi sangat kecil sehingga tidak akan berpengaruh dan dapat diabaikan. Sedangkan beban dinamis adalah beban yang bisa berubah dengan pertambahan maupun pengurangan yang cukup besar dan pada kondisi yang tidak menentu dan akan berpengaruh sehingga tidak bisa diabaikan. Karena ada beberapa kemungkinan antisipasi ebban pada sambungan las, maka ada beberapa macam sambungan las yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

Macam Sambungan Las Pada Pengelasan Asitilin

Pada proses pengelasan asitilin ada beberapa macam pilihan sambungan yang bisa dipilih oleh operator las, antara lain adalah sebagai berikut :

1. Sambungan VSambungan Pada Pengelasan Asetilin Sambungan

Pada Sambungan V  bisa dibuat tertutup ataupun terbuka seperti yang digambarkan pada Gambar 1. Kelebihan sambunagn ini adalah lebih kuat dibandingkan sambungan persegi dan juga dapat dipakai untuk menerima gaya tekan yang cukup besa selain itu lebih tahan terhadap kondisi beban yang statis. Pada aplikasi pelat dengan tebal 5 – 20 mm perembesan/penetrasi bisa mencapai 100 %.

2. Sambungan XSambungan Pada Pengelasan Asetilin Sambungan X

Bisa dilihat pada Gambar 2, yaitu sambungan X tertutup dan terbuka. Jenis sambungan ini sangat baik untuk kondisi beban statis ataupun dinamis juga dapat menjaga dari perubahan bentuk kelengkungan seminimal mungkin. Pada umumnya sambungan ini digunakan pada aplikasi dengan ketebalan 18 – 30 mm.

3. Sambungan U

Sambungan Pada Pengelasan Asetilin Sambungan U

Pada aplikasi sambungan U dapat dibuat secara tertutup dan terbuka seperti digambarkan pada Gambar 3. Jenis sambungan ini akan lebih kuat menerima beban statis dan diperlukan pada sambungan berkualitas tinggi. Pada umumnya digunakan pada aplikasi dengan ketebalan pelat 12 – 25 mm.

Kawat Las Asitilin

EDZONA menyediakan pilihan Kawat Las Asitilin yang berkualitas dengan beberapa pilihan. Silahkan mengunjungi menu produk untuk informasi lebih lengkap.

footer-banner

Recommended Posts