Perbaikan Pompa Sentrifugal

Perbaikan Pompa Sentrifugal

A. Tentang Pompa Sentrifugal

1. Pengertian Pompa Sentrifugal

Dalam dunia industri migas, pompa yang paling banyak digunakan adalah pompa jenis sentrifugal, baik itu untuk pengangkatan minyak dari sumur maupun pengaliran minyak bumi. Pompa sentrifugal adalah pompa yang memiliki elemen utama berupa motor penggerak dan sudu impeller yang dapat berputar dengan kecepatan tinggi. Prinsip kerjan popmpa sentrifugal  adalah merubah energi mekanis alat penggerak menjadi energi kinetis kecepatan (fluida) lalu fluida di arahkan ke saluran buang menggunakan tekanan (energi kinetis dengan sebagian fluida diubah menjadi energi tekanan) menggunakan impeller yang berputar di dalam casing. Kemudian casing tersebut dihubungkan dengan saluran hisap (suction) dan juga saluran tekan (discharge), agar di dalam casing selalu terisi dengan cairan sehingga saluran hisap harus selalu  dilengkapi dengan katup kaki (foot valve).

2. Kompoen Utama Pompa Sentrifugal

Pompa sentrifugal memiliki beberapa komponen penyusun baik itu komponen yang bergerak maupun yang tidak, sebagai berikut:

  1. Komponen yang bergerak:
  2. Shaft (Poros), adalah bagian yang dalam kondisi beroperasi berfungsi meneruskan momen putar dari penggerak selama pompa, komponen juga berungsi sebagai dudukan impeler dan bagian yang bergerak lain juga.
  3. Shaft sleeve, bagian berfungsi untuk melindungi shaft dari erosi, korosi dan keausan pada stuffing box. komponen ini bisa juga sebagai internal bearing, distance sleever dan leakage joint.
  4. Impeller, berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi kecepatan pada fluida yang dipompakan secara terus menerus. Dan dengan adanya proses ini maka saluran suction (hisap) akan dapat bekerja secara maksimal dan terus menerus sehingga dalam rumah pompa tidak ada kekosongan fluida.
  5. Wearing ring, komponen yang dipasang pada casing (wearing ring casing) dan impeller (wearing ring impeller). Fungsi utama dari wearing ring adalah untuk meminimalisir kebocoran yang terjadi akibat adanya celah antara impeller dan casing.
  6. Bagian yang tidak bergerak
  7. Casing (rumah pompa), adalah bagian terluar pompa sebagai pelindung elemen yang berada di dalamnya, tempat kedudukan difuser, intlet nozle, outlet nozle dan juga sebagai pengarah aliran dari impeller yang mengubah energi kecepatan menjadi energi tekan.
  8. Base plate, berfungsi sebagai tempat dudukan seluruh komponen pompa. Diffuser dilekatkan pada pipa dengan cara dibaut. Alat ini berfungsi mengarahkan aliran pada stage berikutnya dan merubah energi kinetik pada fluida menjadi energi tekanan.
  9. Wearing ring casing, alat yang dipasang pada casing untuk mencegah adanya kebocoran yang terjadi akibat ada celah pada impeller dan casing.
  10. Stuffing box, yang secara umum berfungsi sebagai tempat kedudukan beberapa mechanical packing yang mengelilingi shaft sleeve. Fungsinya mencegah kebocoran pada daerah yang dimana pompa menembus casing seperti udara yang dapat masuk ke dalam pompa dan juga cairan yang keluar dari dalam pompa.
  11. Discharge nozzle, sebagai tempat keluarnya cairan yang bertekanan dari dalam pompa.

Perbaikan Pompa Sentrifugal

Perawatan dan Perbaikan Pompa Sentrifugal adalah hal yang harus dilakukan perusahaan agar pompa sentrifugal tetap berjalan lancar dan dapat bekerja secara maksimal. Jika terdapat kerusakan pada poma, salah satu solusinya adalah dengan melakukan pengelasan pompa. Kawat las yang digunakan harus kawat las yang dengan senyawa cocok dan kuat.

Kawat las Pompa Sentrifugal EDZONA-50 HR

AWS E St | AC/DC +/-
Diameter : 2,6 . 3,20 – 4,00
Hardness : 300-330 HB
kawat las untuk besi tuang yang terkontaminasi, berkomposisi bebas Ni, penetrasi baik serta hasil depositenya tidak korosi, tahan benturan dan tahan gesekan, keistimewaan dapat di tumpuk hasil lasnya lebih dari 3 lapis tidak retak walaupun tanpa under layer.

Recommended Posts