Acuan Dalam Proses Produksi Las

Acuan Dalam Proses Produksi Las

Selain memperhatikan persiapan, perlengkapan, prosedur kerja las, di bawah ini adalah pembahasan acuan dalam proses produksi las yang harus menjadi perhatian supervisor pengelasan.

Berdasarkan Gambar dan Standar Kerja

Didalam pengelasan, harus selalu ,mengacu pada gambar kerja pada revisi terakhir dan juga berdasarkan standar kerja yang dikerluarkan oleh bagian yang berhak mengeluarkan aturan perbaikan atau revisi supaya tidak terjadi kesalahan dalam mengacu standar. Juga agar terhindar dari pekerjaan yang seperti kebiasaan pengelasan, padahal setiap kapal mempunyai proses las yang berbeda-beda.

Self Control

Seorang supervisor  juga harus memberikan contoh dan membina anak buahnya agar dapat memeriksa sendiri pada hasil kerja. Jika perkerja dapat mengetahui sendiri sendiri ketidak sesuaian maka dapat segera diperbaiki tanpa menunggu pemeriksaan dari quality control dan quality assurance perusahaan. Dengan self control diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya, mengurangi tingkat kesalahan. Tiga hal penting untuk pemenuhan target pekerjaan adalah :

  • Pemenuhan Kualitas. Apabila pekerjaan telah dilakukan dengan inputan yang benar dan proses produksi yang benar maka menghasilkan produk dengan kualitas yang memenuhi syarat, spesifikasi teknis, Rules Class dan Regulasi yang berlaku, dan dengan pemenuhan kualitas maka owner akan lebih puas pada produk yang dihasilkan. Untuk kawat las yang berkualitas yang paling cocok dan memiliki banyak tipe adalah kawat las EDZONA, yang tipenya dapat dilihat di sini kawat las EDZONA.
  • Pemenuhan akan Efisiensi Biaya. Pada hasil kerja yang tepat dan tidak banyak mengalami perbaikan adalah kinerja produksi yang mengarah kepada efisiensi biaya. Peran seorang welder sangat besar sebagai juru las yang mempunyai kecepatan pengelasan yang tinggi dan tidak banyak mengalami pekerjaan ulang dan juga bermutu tinggi.
  • Pekerjaan Tepat Waktu. Penyelesaian pekerjaan yang sesuai dengan jadwal akan memberikan kontribusi pekerjaan yang tepat waktu bahhkan selesai sebelum waktu yang ditentukan.

Alur Pengendalian Kualitas

Untuk menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan syarat, harus diterapkan kebijakan pengendalian kualitas secara terpadu. Untuk memudahkan proses pengendalian kualitas pengelasan dapat digunakan alat bantu berupa pengisian format-format yang telah dipersiapkan, alat bantu ini diisi oleh juru las maupun supervisor las serta bagian lain yang bertanggung jawab. Format pengendali kualitas berupa  UPP (Undangan Pemeriksaan & Pengujian), UPM (Undangan Pemeriksaan Material),  QC Check Sheet, PCCL (Process Control Check List), NCR (Non Conformity Report), HPP (Hasil Pemeriksaan & Pengujian).

Urutan Pemeriksaan & Pengujian

Untuk kelangsungan proses produksi dengan hasil kerja berkualitas, maka otomatis realisasi biaya yang efisien dan penyerahan tepat waktu, sehingga diatur urutan pemeriksaan dan pengujian. Urutan pemeriksaan dan pengujian dimaksudkan agar setiap tahapan proses produksi telah memenuhi syarat sebelum dilanjutkan pada tahapan produksi selanjutnya.

footer-banner

 

 

 

Recommended Posts