Keselamatan Kerja Saat Pengelasan

Penemuan logam yang pertama kali dirasakan sebagai sesuatu teknologi yang sungguh luar biasa, tetapi di pihak lain penemuan ini menimbulkan persoalan baru yaitu bagaimana proses untuk menyambungan antar logam tersebut ???. Penyambungan logam terdiri dari sabungan baut, sabungan lipat, sabungan keling, patri, tempa, solder maupun sambungan las (pengelasan). Dalam industri fabrikasi, konstruksi, dan industri pengelasan merupakan cara paling dominan yang digunakan untuk pengerjaan pemesinan dari pada dengan cara yang lain, dikarenakan prosesnya yang praktis, murah dan cepat.

Penggunaan las dalam pengerjaan konstruksi semakain luas, sehingga sering mengakibatkan kecelakan dalam pengerjaan tersebut. Pengelasan adalah salah satu proses pemesinanyg penuh resiko karena selalu berhubungan dengan api, bahan-bahan yang mudah terbakar, serta gas yang digukaan sesekali dapat meledak jika pengelasannya tidak sesuai prosedur. Untuk minimalisir terjadinya kecelakaan kerja, kita sebagai welder harus mengutapan keselamatan kerja dengan baik dan benar saat melakukan pengelasan. Memiliki penguasaan cara-cara pencegahan bayaha akibat proses pengelasan.

Keselamatan Kerja Saat PengelasanPencegahan Bahaya

  1. Bahaya Ledakan, bahaya ledakanyang sering terjadi pada proses pengelasan produk berbentuk tangki atau bejana bekas tempat penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar. Untuk menghindari ledakan seperti:
  • Pembersihan bejana atau tangki
  • Pengisian air bejana atau tangki
  • Kondisi tangki terbuka sewaktu proses pengelasan
  • Penggunaan gas lain, untuk pengganti air (CO2 dan N2)
  1. Bahaya jatuh, akan terjadi dan dapat berakibat fatal karena pengelasan terkadang dilakukan ditemapat yang tinggi. Lagah yang harus dilakukan welder untuk mengindari bahaya jatuh :
  • Menggunakan tali pengaman
  • Menggunakan topi pengaman untuk mencegah terjadinya kejatuhan benda-benda atau kena panas matahari.
  1. Bahaya kebakaran, karena pengelasan berhubungan dengan api dan gas yang mudah terbakar maka sangat mungkin terjadi kebakaran. untuk pengamanan welder mengambil langkah:
  • Ruangan area pengelasan harus bebas dari kain, kertas, kayu, bensin, solar, minyak atau bahan yang mudah terbakar.
  • Jauhkan tabung-tabung dan generator dari percikan api las, api gerinda atau panas matahari.
  • Perbaikan pada sambungan-sambungan pipa atau selang-selang terutama saluran asetilen.
  • Penyediaan alat pemada kebakaran ditempat yang mudah dijangkau.
  • Kabel yang ada didekat tempat pengelasan di isolasi dari karet ban.
  1. Bahaya percikan api/panas, percikan api/ panas saat pengelasan dapat memeberikan dampak pada welder sendiri, karena dapat pengakibatkan luka bakar ataupun sakit mata jika terkena percikan api/ panas yang dihasilakn dari proses pengelasan. Dianjuran agar welder menggunakan alat pelindung, seperti:
  • Keselamatan Kerja Saat PengelasanSarung tangan
  • Apron
  • Sepatu tahan api
  • Kaca mata las
  • Topeng las
  1. Bahaya gas dalam asap las, pencegahan dapat dilakukan dengan cara :
  • Pengerjaan las harus dikerjakan pada ruang terbuka serta berventilasi agar gas serta debu yang serbentuk dapat keluar.
  • Jika ventilasi kurang memadai sebaiknya welder menggunakan masker hidung.

 

Kawat Las Edzona

Proses pengelasan yang baik juga perlu didukung dengan kualitas dari kawat las yang baik pula, Kawat las Edzona merupakan kawat las maintenance yang cocok digunakan untuk berbagai jenis pengelasan berbagai Industri. Untuk pemesanan Telp (024) 674 7333 | Email : info@kawatlasedzona.com | Konsultasi ??? GRATIS

Recommended Posts