Karakteristik Las Busur AC

Karakteristik Las Busur AC

Penggunaan arus bolak-balik (AC) untuk keperluan las busur semakin meningkat. Sekarang mesin-mesin AC dibuat sangat efisien dan mudah penangannya. Demikian pula elektrode telah dikembangkan untuk digunakan dengan arus bolak-balik (AC) yang pada permukaannya dilapisi dengan ionisasi componds yang membuat busur yangterjadi stabil dan elektrode mudah digerakkan. Faktor lain yang menyebabkan meningkatnya digunakan mesin-mesin las busur AC adalah faktor biaya (initial cost). Biaya produksi sebuah transformer untuk las busur AC lebih rendah daripada biaya mesin motor generator atau sebuah mesin rectifier DC untuk kapasitas yang sama.

Karakteristik las Busur AC

Kebanyakan arus listrik yang dihasilkan oleh perusahaan listrik adalah 60 cycles arus bolak-balik. Dengan arus bolak-balik mudah untuk menaikkan atau menurunkan tegangannya, yaitu dengan menggunakan transformer. Dalam satu cycle langkah yang ditempuh dalam waktu 1/60 detik atau dalam satu detik menempuh 60 cycles, dan ini disebut arus 60 cycles. Kebanyakan las busur AC dilengkapi dengan transformer penurun tegangan (step down), untuk menaikkan arus.

Pada gambar memperlihatkan apa yang terjadi pada busur dalam satu cycle transformer AC: Tegangan di A dan di B adalah nol, kemudian tagangan naik mencapai nilai maksimum menuju titik C dan kembali nol di titik A. Tegangan kemudian membesar mencapai nilai maksimum pada arah lain, yaitu titik D dan kembali nil di titik B. Kejadian ini diulangi dengan laju 60 cycles perdetik. Karena voltase listrik dapat memberi kesempatan arus untuk melompat celah dan memelihara satu busur, maka diperlukan untuk mengurangi waktu yang membuat voltase menjadi nol, atau untuk menaikkan ionisasi meterial di dalam celah, sebagai penghantar listrik melalui busur, dengan kata lain busur semakin sulit pemeliharaannya. Penutup modern elektrode las AC mempunyai agen ionisasi dalam penutup. Faktor ini memungkinkan alasan terbesar untuk menumbuhkan dengan cepat las AC.

Dengan pembalikan arus itu dengan sendirinya, secara teoritis sejumlah sama elektron akan menghantarkan dalam satu arah, dalam busur dan kemudian dalam arah yang berlawanan sebagai lawan aliran arus. Kemudian 50% dari panas dibuang pada ujung elektrode dari busur dan sejumlah yang sama pada kerja. Pada praktisnya, lebih besar hantaran arus dari elektrode ke kerka dari pada aliran dari kerja ke elektrode. karena daerah kontak elektrode lebih besa pada kerja dari pada pada elektrode, arus akan mengalir lebih gampang dari elektrode ke kerja, daripada dari kerja ke elektrode (rectifier principle). bagaimanapun perbedaannya sedikit sekali.

Pada gambar juga memperlihatkan aliran arus sebagai berhubungan dengan potensial (voltase). Arus dapat dianggap tergantung pada penggunaan arus untuk ukuran elektrode yang dipilih dan proses las. hal itu akan dicatat bahwa arus yang datang belakangan EMF (Electromotive force) diabaikan dalam hal waktu sebab sejumlah waktu sedikit dibutuhkan untuk EMF ke over come elektron inertia. kemudian arus mulai mengalir dalam sirkuit.

Kelebihan las Busur AC

Keuntungan las busur AC (arus bolak balik) adalah tidak ada magnetik blow yang sungguh-sungguh. Arus sebaliknya mengalir tiap 1/20 tiap detik menyimpan hasil medan magnet menuju minimum. Sebaliknya dari medan pada tiap satu frekuensi menghasilkan garis-garis busur yang lebih stabil, karena arc blow minimum, kualitas las selalu mungkin dengan AC.

Busur menghasilkan penetrasi yang baik. Lebih mudah untuk mengontrol dan memelihara satu busur dimulai. Bagaimanapun karena aliran arus yang terpilih, memulai busur lebih sulit daripada denga GC. Untuk mengatasi kesulitan ini beberapa mesin mempunyai bangunan sirkuit “hot start” untuk menghasilkan aliran ekstra dari arus frekuensi tinggi pada saat busur dipukul. Mesin-mesin lain menggunakan kapasitor pada sirkuit sekondari (busur) untuk memberi gelombang arus tinggi untuk the arc stricking atau memulai periode-periode.

Las busur AC biasanya lebih cepat, sebab elektrodanya lebih besar dan arusnya lebih dapat digunakan untuk mengurangi keadaan magnetic blow. Beberapa pandangan dasar dari las busur Ac adalah [1] busur yang bertenaga baik [2]tidak ada arc blow [3]las busur yang mudah [4]sebagai cara terbaik las aluminium [5]penggunaan biasanya digunakan untuk sambungan las baja ukuran berat

Busur-busur kan menimbulkan deposit logam las pada weldment. Perlindungan elektrode AC menngkatkan ionisasi dan gas-gas yang timbul cenderung menuju globules dari metal ke dalam las yang meleleh. Tegangan muka pada permukaan las cendenrung mengatasi logam pada tempat-tempat las meleleh.

footer-banner

Recommended Posts